Closing Ceremony HUT ke-26 dan Pekan Kebudayaan Bireuen “Mahakarya Bumoe Jeumpa” Berlangsung Meriah.

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlikindonesiaBireuen – Rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bireuen ke-26 dan Pekan Kebudayaan Bireuen (PKB) pertama bertajuk “Mahakarya Bumoe Jeumpa” resmi ditutup dalam sebuah acara meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Minggu malam (12/10/2025).

Acara penutupan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen ini dihadiri ribuan masyarakat serta sejumlah pejabat penting dari tingkat pusat dan daerah.

Turut hadir Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kemendikdasmen RI Hafidz Mukhsin, S.Sos., M.Si, Sekda Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, Wakil Bupati Ir. Razuardi, MT, Walikota Lhokseumawe Sayuti, SH, Dandim 0111/Bireuen Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc, Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, SIK, MMed.Kom, Ketua DPRK Bireuen Juniadi, SH, Kajari Bireuen Munawal Hadi, SH, MH, serta para tokoh masyarakat, ulama, dan ribuan warga dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara diawali dengan Tari Peumulia Jamee sebagai simbol penyambutan tamu, disusul pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, dan lantunan Shalawat Badar. Lagu Indonesia Raya, Hymne Aceh, dan Mars Bireuen turut dinyanyikan secara khidmat oleh seluruh hadirin, kemudian dilanjutkan pemutaran film dokumenter perjalanan sejarah Kabupaten Bireuen.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-26 Kabupaten Bireuen dan Pekan Kebudayaan yang pertama. Ia juga menekankan pentingnya peringatan ini sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri dan tokoh masyarakat Bireuen.

“Bireuen bukan sekadar wilayah administratif, tetapi merupakan entitas kebudayaan yang lahir dari peradaban panjang dunia. Dari Kerajaan Jeumpa hingga masa perjuangan kemerdekaan, Bireuen selalu memiliki peran penting dalam sejarah bangsa,” ujar Bupati.

Bupati juga memaparkan perjalanan sejarah dan kiprah tokoh-tokoh Bireuen yang berpengaruh, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun perjuangan kemerdekaan. Ia menegaskan, di usia 26 tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen mewujudkan visi “Bireuen Makmur, Cerdas, Damai, dan Islami” dengan fokus pada pembangunan pro rakyat.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa serta Universitas Almuslim. Kerja sama ini bertujuan memperkuat pengembangan bahasa dan kebudayaan daerah.

Malam penutupan semakin semarak dengan penampilan spesial musisi Rafly Kande, penyerahan santunan kepada 17 anak yatim dari 17 kecamatan, serta pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang digelar selama Pekan Kebudayaan Bireuen, di antaranya Sayembara Cipta dan Baca Puisi, Lomba Video TikTok Kreatif, Festival Rapai, dan Pawai Budaya.

Kegiatan Closing Ceremony berakhir pada pukul 00.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh kegembiraan. Ribuan warga terlihat antusias menikmati seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Puncak peringatan HUT ke-26 Kabupaten Bireuen sendiri berlangsung pada hari yang sama, ditandai dengan upacara resmi dan pelaksanaan Maulid Akbar Kabupaten Bireuen.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Bireuen pertama ini, diharapkan semangat Mahakarya Bumoe Jeumpa dapat terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai warisan budaya dan menjaga identitas daerah yang kaya sejarah dan nilai Islami.

Berita Terkait

Surya Dharma : Bupati Bireuen Jangan Berlindung di Balik Pusat, Ini Kewajiban Daerah
Pembukaan Pengajian Dayah Darul Inayah Geudong – Geudong Sukses
Pendemo Kembali Desak KPK Audit Dana Korban Banjir di Bireuen
Gerbang Tani Nilai Bupati Bireuen Lambat Tangani Sektor Pertanian dan Perikanan
HRD Soroti Respon Bupati Bireuen : Jangan Jadikan Kritik Alasan Kehilangan Semangat Bantu Korban Banjir
Pak Safrizal Silakan Tanya Langsung ke Pengungsi, Jangan Cuma Dengar Info di Pendopo Bupati
Dewan Pimpinan PJS Cabang Bireuen Gelar Buka Puasa Bersama
HRD Sesalkan Sikap Pemkab Bireuen, Bantuan Presiden Rp 4 Miliar Tidak Digunakan untuk Korban Banjir

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 21:10 WIB

Surya Dharma : Bupati Bireuen Jangan Berlindung di Balik Pusat, Ini Kewajiban Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 16:31 WIB

Pembukaan Pengajian Dayah Darul Inayah Geudong – Geudong Sukses

Senin, 6 April 2026 - 16:31 WIB

Pendemo Kembali Desak KPK Audit Dana Korban Banjir di Bireuen

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:22 WIB

Gerbang Tani Nilai Bupati Bireuen Lambat Tangani Sektor Pertanian dan Perikanan

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:52 WIB

HRD Soroti Respon Bupati Bireuen : Jangan Jadikan Kritik Alasan Kehilangan Semangat Bantu Korban Banjir

Berita Terbaru