Aceh – Dalam upaya meningkatkan keharmonisan antara kegiatan hiburan dan penerapan syariat Islam di Aceh, Pemerintah Aceh didesak untuk membentuk tim verifikasi khusus. Tim ini akan menilai dan memberikan arahan terhadap pelaksanaan kegiatan hiburan, khususnya konser musik di Aceh. Dengan adanya tim verifikasi ini, diharapkan kegiatan hiburan di Aceh dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sambil tetap menjaga keharmonisan dan keseimbangan antara nilai hiburan dan syariat. Bireuen, 28 Oktober 2025
Penggiat event Aceh, Hafiz Adinata Putra, yang juga CEO PT Area Group Nusantara dan pendiri yayasan sosial “Pasti Bisa”, mendorong Pemerintah Aceh untuk membentuk tim verifikasi khusus. Tim ini akan menilai dan memberikan arahan terhadap pelaksanaan kegiatan hiburan, khususnya konser musik di Aceh.
Menurut Hafiz, keberadaan tim verifikasi tersebut sangat penting untuk menghadirkan kejelasan dan keseimbangan antara nilai hiburan dan penerapan syariat Islam di Tanah Serambi Mekkah. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati kegiatan hiburan tanpa khawatir tentang pelanggaran syariat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hafiz menilai bahwa selama ini masih sering terjadi kebingungan dan perbedaan pandangan di tengah masyarakat yang berujung pada penolakan terhadap kegiatan hiburan tertentu. “Kami berharap Pemerintah Aceh dapat membentuk lembaga verifikasi yang di dalamnya terdiri dari berbagai unsur, seperti pihak kepolisian, MPU, Dinas Syariat Islam, serta Satpol PP/WH,” ujar Hafiz.
Dengan adanya lembaga tersebut, setiap penyelenggara acara dapat mengajukan permohonan dan berkonsultasi terlebih dahulu agar kegiatan yang digelar tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariat maupun bertepatan dengan hari besar keagamaan. “Jika konser yang diajukan telah melewati proses verifikasi dan dinyatakan sesuai ketentuan, maka pelaksanaannya tidak perlu lagi dihambat,” tambahnya.
Hafiz juga menekankan bahwa setiap kegiatan hiburan di Aceh harus berpedoman pada ketentuan syariat Islam, seperti pemisahan tempat duduk pria dan wanita, serta menjunjung tinggi nilai moral dan kearifan lokal yang menjadi identitas Bumi Serambi Mekkah.
Lebih lanjut, Hafiz menilai bahwa konser dan kegiatan hiburan yang dilaksanakan secara tertib dan sesuai aturan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. “Dengan adanya event seperti ini, sektor UMKM dapat tumbuh, ekonomi lokal bergerak, dan generasi muda memiliki ruang positif untuk berkarya serta menyalurkan energi mereka ke arah yang produktif,” tutur Hafiz.
Oleh karena itu, Hafiz mengajak warga Aceh dan sekitarnya untuk tidak ragu-ragu dalam menyambut konser yang akan digelar. “Mari kita dukung kegiatan yang menghibur namun tetap berlandaskan syariat, adat, dan nilai-nilai luhur Aceh. Konser ini adalah wadah untuk memajukan ekonomi daerah dan pengembangan bakat, serta tetap dalam koridor syariat Islam,” ajaknya.
Hafiz menutup pesannya dengan ajakan yang penuh harapan dan kebijaksanaan: “Insya Allah, konser yang akan digelar di Aceh dapat menjadi momentum kebangkitan semangat masyarakat untuk bersama-sama membangun ekonomi kreatif. Mari kita dukung kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat Aceh.”
Dengan adanya tim verifikasi ini, diharapkan kegiatan hiburan di Aceh dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sambil tetap menjaga keharmonisan dan keseimbangan antara nilai hibatannya antara hiburan dan syariat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola kegiatan hiburan dengan bijak dan bertanggung jawab.
Mega











