Soroti Ketimpangan Hunian Korban Bencana, Ruslan Minta Sinkronisasi Pusat dan Daerah

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klikindonesia, Aceh, 9 April 2026 — Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M. Daud, menyoroti ketimpangan dalam penyediaan hunian bagi korban bencana di Aceh. Ia menilai perbedaan kualitas antara hunian sementara (huntara) berpotensi memicu kecemburuan sosial di masyarakat.

“Kalau kita lihat di lapangan, kualitas hunian sementara yang dibangun oleh Kementerian PU sangat berbeda dengan yang dibangun pihak lain. Ini bisa menimbulkan kesenjangan di masyarakat,” ujarnya.

Ruslan mengungkapkan bahwa perbedaan anggaran menjadi salah satu penyebab utama ketimpangan tersebut. Hunian yang dibangun dengan anggaran besar memiliki kualitas jauh lebih baik dibandingkan yang dibangun dengan anggaran terbatas.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sama-sama menggunakan uang negara. Kenapa hasilnya bisa berbeda jauh? Ini yang harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi antarinstansi, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar tidak terjadi perbedaan kebijakan yang merugikan masyarakat terdampak bencana.

Selain itu, Ruslan mengingatkan bahwa status bencana di Aceh masih merupakan bencana daerah, sehingga peran pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam penyediaan data yang akurat.

“Siapa yang cepat dan tepat menyajikan data, dia yang akan mendapatkan bantuan. Kalau datanya tidak akurat, jangan salahkan pemerintah pusat,” katanya.

Ruslan juga mengkritisi masih adanya daerah yang belum mendapatkan hunian sementara, seperti Kabupaten Bireuen. Sementara daerah lain sudah menerima bantuan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan ketidakpekaan Pemkab Bireuen tentunya Bupati Bireuen terhadap situasi dan kondisi daerah yang dia pimpin saat ini.

Ia berharap ke depan pemerintah dapat memastikan keadilan dan pemerataan dalam penanganan pascabencana, termasuk kemungkinan pemberian kebijakan khusus bagi korban.

“Kalau perlu, masyarakat korban bencana ini diberikan perhatian lebih, bahkan sampai kebijakan jangka panjang. Karena mereka ini benar-benar membutuhkan kehadiran negara, tidak hanya saat bencana, tetapi juga pascabencana, baik secara ekonomi maupun sektor lainnya,” tutup Ruslan.##

Berita Terkait

Negara Hadir di Aceh, Ruslan M Daud Dorong Percepatan Infrastruktur Pascabencana
Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’un, Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat RI-01, Wafat di Aceh Jaya
Pangdam IM Tutup TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen
Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bangun Tower Air, Perkuat Akses Air Bersih Warga Desa
Dukung Ketahanan Pangan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bagikan Benih Padi kepada Kelompok Tani Jeumpa Sikureung
Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD Ke 127 Kebut Pengerjaan Jalan Hingga Malam Hari.
Perkuat Struktur Jembatan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Pemasangan Batu di Jembatan Aramco 2.
Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bangun Tower Air, Perkuat Akses Air Bersih Warga Desa.

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 22:15 WIB

Soroti Ketimpangan Hunian Korban Bencana, Ruslan Minta Sinkronisasi Pusat dan Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 21:57 WIB

Negara Hadir di Aceh, Ruslan M Daud Dorong Percepatan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 7 April 2026 - 15:44 WIB

Innalillahi Wainna Ilaihi Raji’un, Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat RI-01, Wafat di Aceh Jaya

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:10 WIB

Pangdam IM Tutup TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:10 WIB

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bangun Tower Air, Perkuat Akses Air Bersih Warga Desa

Berita Terbaru