Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Ledakkan Kecaman Keras Atas Teror Ancaman Terhadap Jurnalis Syahbudin Padank Di Subulussalam Aceh

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Aksi teror terhadap Syahbudin Padank, jurnalis media 1kabar.com, memicu amarah luas dari kalangan masyarakat sipil. Salah satu suara paling lantang datang dari Bapak Herry Setiawan, S.H., C.BJ., C.EJ., Selaku Pemimpin Redaksi Media Aktivis Indonesia Serta Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia yang mengecam keras tindakan keji tersebut dan melontarkan ultimatum kepada aparat penegak hukum serta institusi dewan pers nasional.

> “Ini bukan sekadar pengrusakan—ini adalah teror! Terhadap wartawan, terhadap kebebasan pers, dan terhadap demokrasi. Bila tidak ada pihak yang sanggup menyelesaikannya, silakan MUNDUR dari jabatannya!” tegas Herry dalam pernyataan tertulisnya, Pada Hari Minggu (19/10/2025).

Kapolri hingga Dewan Pers Didamprat: “Jangan Kalian Bungkam Kebenaran dengan Teror & Ancaman ….. !!!!! ” Herry Setiawan secara terbuka meminta Kasi Propam Polres Subulussalam Aceh , Kabid Propam Polda Aceh, Kadiv Propam Mabes Polri, Bapak Kapolri, hingga Ketua Dewan Pers, Serta Bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk tidak diam dan segera mengambil tindakan nyata terhadap pelaku maupun aktor intelektual di balik aksi brutal ini.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Jangan cuma keluarkan pernyataan manis di depan media. Kami mau langkah nyata, proses hukum terbuka, dan perlindungan total untuk jurnalis. Kalau tidak mampu, rakyat berhak meminta Anda mundur!” katanya dengan nada tinggi.

Menurutnya, pembiaran terhadap teror semacam ini adalah pengkhianatan terhadap amanat reformasi dan prinsip demokrasi

Wartawan Jangan Pernah Di Ancan & Diteror, Hukum Di Indonesia Harus di Tegakkan Jangan Hanya Diam : “Kalau Tak Sanggup, Silakan Angkat Kaki Mundur Dari Jabatan Kalian ….. !!!!! ”
Dalam kritik pedasnya, Herry menilai aparat penegak hukum terlihat hanya berani pada rakyat kecil, namun bungkam ketika kekuasaan atau elit tertentu ikut tersentil oleh pemberitaan pers.

> “Kalau hadapi rakyat kecil, kalian bisa cepat, galak, bahkan represif. Tapi begitu jurnalis diteror, semua tiba-tiba bungkam. Jangan-jangan pelakunya bagian dari orang kuat yang kalian lindungi?” tuding Herry.

Presiden Prabowo Disentil : “Tunjukkan Nawa Cita, Jangan Biarkan Pers Diteror!”
Herry juga melontarkan sentilan keras kepada Presiden Prabowo Subianto. agar tidak tinggal diam terhadap ancaman terhadap kebebasan pers di masa awal pemerintahannya.

> “Pak Presiden, ini ujian nyata. Nawa Cita bukan hanya di atas kertas. Jika kebebasan jurnalis tidak Anda lindungi, maka ke mana arah pemerintahan ini ….. ? Segera bertindak atau rakyat kecewa!” ungkapnya.

-Syahbudin Padank : Simbol Perlawanan terhadap Pembungkaman Herry menyebut kasus Syahbudin sebagai puncak dari gunung es yang mencerminkan maraknya tekanan terhadap jurnalis – jurnalis yang kritis terhadap kekuasaan dan kebijakan publik.

> “Syahbudin hanyalah salah satu dari sekian banyak korban. Tapi ia adalah simbol bahwa suara rakyat tidak bisa dibungkam. Hari ini dia diteror, besok bisa siapa saja jika kita diam!” kata Herry.

– Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Siap Kawal hingga Aksi Nasional Tak berhenti pada pernyataan, Herry Setiawan menegaskan bahwa Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia siap mengawal kasus ini secara total baik di ranah hukum maupun di jalanan, bila diperlukan.

> “Kami beri waktu. Jika dalam hitungan hari tidak ada progres, kami siap turun ke jalan. Akan kami desak Kapolri, Dewan Pers, dan semua pihak bertanggung jawab. Jangan main-main dengan nyawa jurnalis!” ancamnya.

“Kalau Tak Bisa Tegakkan Keadilan, Silahkan Mundur Dari Jabatan Kalian …. !!!!! Menutup pernyataannya, Herry mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi wartawan, dan aktivis sipil untuk tidak tinggal diam menghadapi teror terhadap insan pers jurnalistik wartawan.

> “Kalau institusi gagal memberikan rasa aman, maka rakyat berhak mengatakan: mundur saja! Jabatan bukan tempat bersembunyi dari tanggung jawab. Ini soal nyawa, ini soal keberanian bicara benar!” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Subulussalam atau Polda Aceh mengenai perkembangan penyelidikan kasus teror terhadap Syahbudin. Publik kini menanti, apakah negara benar-benar berdiri di pihak kebenaran, atau tetap membiarkan jurnalis menjadi sasaran pembungkaman.

Reporter : Redaksi

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!
Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang
Dr. Iswadi: Reshuffle Kabinet Harus Perkuat Integritas dan Teknokrasi, Bukan Sekadar Kompromi Politik
DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers
Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan
Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:15 WIB

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!

Kamis, 9 April 2026 - 21:25 WIB

Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang

Rabu, 8 April 2026 - 07:02 WIB

DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

Selasa, 7 April 2026 - 21:56 WIB

Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan

Selasa, 7 April 2026 - 15:53 WIB

Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029

Berita Terbaru