Prediksi Dr. Iswadi: Evaluasi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Jadi Momen Kritis Perbaikan

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta : Menjelang genap satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan. akademisi dan pengamat kebijakan publik Dr. Iswadi menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan, baik dari sisi program maupun personel pelaksana.

Dalam keterangannya, Dr. Iswadi menekankan bahwa evaluasi di tahun pertama merupakan titik krusial untuk memastikan jalannya program unggulan pemerintah, sekaligus sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan ke depan.

Satu tahun pertama adalah masa adaptasi dan konsolidasi. Tapi setelah itu, publik berhak melihat apakah program program yang dijanjikan benar benar berjalan, dan siapa saja yang mampu menjalankannya dengan baik. Evaluasi menjadi keharusan, ujar Dr. Iswadi.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu sorotan utama Dr. Iswadi adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi andalan kampanye dan kini mulai dilaksanakan secara bertahap. Ia mengapresiasi visi program tersebut yang berorientasi pada perbaikan gizi dan kesejahteraan masyarakat, namun menemukan sejumlah catatan penting terkait pelaksanaannya di lapangan.

Menurutnya, masih banyak persoalan tata kelola yang perlu segera diperbaiki, seperti regulasi yang belum tuntas, dapur program yang tidak aktif, minimnya pengawasan, serta kurangnya standardisasi kebersihan dan kualitas makanan yang disalurkan.

Program MBG sangat potensial. Tapi niat baik saja tidak cukup. Harus ada perbaikan manajemen, audit program, penguatan regulasi, dan pelibatan masyarakat dalam pengawasan, tambahnya.

Dr. Iswadi juga menyarankan agar pemerintah tidak hanya mengevaluasi program program prioritas, namun juga meninjau kembali komposisi dan kinerja para pejabat pelaksana, termasuk menteri, kepala badan, dan birokrat teknis.

Bila ada personel yang tidak mampu bekerja sesuai target atau justru menghambat program, maka perombakan atau rotasi perlu dilakukan. Pemerintahan tidak bisa terus menerus memberikan toleransi terhadap kinerja yang rendah, ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga sempat menyatakan kemungkinan melakukan evaluasi kabinet setelah enam bulan hingga satu tahun berjalan. Namun hingga kini belum ada kejelasan resmi mengenai batas waktu evaluasi ataupun rencana reshuffle. Menteri Sekretaris Negara sendiri menyebut bahwa evaluasi dilakukan secara bertahap, tidak terikat waktu, dan berfokus pada hasil kerja.

Dr. Iswadi melihat bahwa publik menantikan ketegasan pemerintah dalam menunjukkan akuntabilitas dan keberanian melakukan perbaikan. Evaluasi menyeluruh di tahun pertama akan menjadi indikator penting terhadap arah kebijakan nasional ke depan.

Alumni Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta tersebut mengingatkan bahwa jika evaluasi dilakukan secara serius dan berbasis data, maka tahun kedua pemerintahan Prabowo bisa menjadi momentum untuk akselerasi pembangunan. Sebaliknya, jika evaluasi bersifat kosmetik atau hanya formalitas, maka risiko stagnasi dan penurunan kepercayaan publik akan semakin besar.##

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!
Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang
Dr. Iswadi: Reshuffle Kabinet Harus Perkuat Integritas dan Teknokrasi, Bukan Sekadar Kompromi Politik
DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers
Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan
Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:15 WIB

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!

Kamis, 9 April 2026 - 21:25 WIB

Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang

Rabu, 8 April 2026 - 07:02 WIB

DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

Selasa, 7 April 2026 - 21:56 WIB

Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan

Selasa, 7 April 2026 - 15:53 WIB

Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029

Berita Terbaru