Akademisi Universitas Esa Unggul Dr. Iswadi Apresiasi Prestasi Siswi SMAN 1 Bantaeng di Bangkok, Gubernur Sulsel Dukung Penuh Keberangkatan

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Klikindonesia : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Indonesia, khususnya dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Dua siswi SMAN 1 Bantaeng, Zakiyah Mardani Ratu dan Maraya Rachma Sharlis, berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih Medali Emas (Gold Medal) serta Special Award for Social Impact & Humanity pada ajang internasional World Youth STEM Invention & Innovation 2026 yang digelar di Bangkok, Thailand.

Kompetisi bergengsi tingkat dunia tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 29 Januari hingga 3 Februari 2026, dan diikuti oleh pelajar, peneliti muda, serta inovator dari berbagai negara di Asia dan dunia. Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas, inovasi, dan kepedulian terhadap isu-isu global, khususnya di bidang sains, teknologi, lingkungan, dan kesehatan.

Sebelum keberangkatan ke Bangkok, para siswa yang didampingi Kepala Sekolah dan Guru Pembimbing terlebih dahulu menghadap Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sekolah SMAN 1 Bantaeng, Dr. Wahid Hidayat, S.Pd., M.Pd., melaporkan bahwa Zakiyah Mardani Ratu merupakan juara nasional dan akan mewakili Indonesia pada ajang internasional di Thailand pada 30 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan memberikan dukungan penuh terhadap keberangkatan delegasi SMAN 1 Bantaeng. Dukungan tersebut meliputi pembiayaan tiket pesawat pulang-pergi, transportasi selama kegiatan, uang saku, serta pendampingan orang tua yang difasilitasi dengan pengawalan protokoler gubernur. Dukungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong prestasi siswa hingga ke tingkat global.

Berkat doa dan dukungan berbagai pihak, Zakiyah dan Maraya berhasil meraih hasil gemilang. Dalam kompetisi tersebut, keduanya mempresentasikan karya inovasi berjudul Veston TB: The Potential of Soursop Leaves (Annona muricata L.) as Non-Microplastic Tea Bags in Preventing the Risk of Cancer. Karya ini mengangkat gagasan pemanfaatan daun sirsak sebagai bahan kantong teh nonmikroplastik yang ramah lingkungan dan berpotensi memberikan manfaat kesehatan dalam membantu mencegah risiko kanker.

Inovasi ini dinilai unggul oleh dewan juri internasional karena memadukan aspek kesehatan, lingkungan, serta kebermanfaatan sosial. Selain menawarkan solusi atas persoalan mikroplastik yang kian mengkhawatirkan, karya ini juga menonjolkan potensi sumber daya alam lokal Indonesia sebagai alternatif produk ramah lingkungan yang bernilai kesehatan dan kemanusiaan.

Atas keunggulan tersebut, tim Indonesia dari SMAN 1 Bantaeng dianugerahi Medali Emas sebagai penghargaan tertinggi dalam kategori inovasi, sekaligus memperoleh Special Award for Social Impact & Humanity, sebuah penghargaan khusus yang diberikan kepada karya yang dinilai memiliki dampak sosial dan kemanusiaan yang kuat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Kedutaan Besar Malaysia bersama President of the Philippine Youth Scientist Organization, Dr. Mutakhir Saeed Bhatti, dalam sesi penganugerahan resmi yang dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran guru pembimbing Herlina Wellang, S.Pd., M.Pd., yang secara konsisten mendampingi dan membina siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR). Selain itu, dukungan penuh juga diberikan oleh Kepala Sekolah Dr. Wahid Hidayat, yang selama ini aktif mendorong pengembangan potensi akademik dan nonakademik siswa melalui berbagai program pembinaan di sekolah.

Selama pelaksanaan kegiatan di Bangkok, para siswa juga didampingi oleh orang tua sebagai bentuk dukungan moral dan pendampingan langsung. Orang tua yang turut mendampingi adalah Ahmad Tabariadi, S.Pd., selaku orang tua Zakiyah Mardani Ratu, serta Asriudy Asman, S.E., selaku orang tua/wali Maraya Rachma Sharlis.

Akademisi Universitas Esa Unggul Dr. Iswadi, M.Pd turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi Zakiyah dan Maraya merupakan bukti bahwa pelajar daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak.

Kepala Sekolah SMAN 1 Bantaeng menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi antara semangat pantang menyerah siswa, pendampingan tulus para guru, dukungan orang tua, serta perhatian pemerintah daerah dan provinsi. Pihak sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan serta Bupati Bantaeng beserta jajaran atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan prestasi siswa di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa dari daerah mampu tampil dan berprestasi di panggung global dengan ide ide inovatif yang berorientasi pada solusi masalah nyata. Keberhasilan Zakiyah dan Maraya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berinovasi, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, lingkungan, serta kemanusiaan.##

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!
Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang
Dr. Iswadi: Reshuffle Kabinet Harus Perkuat Integritas dan Teknokrasi, Bukan Sekadar Kompromi Politik
DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers
Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan
Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:15 WIB

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!

Kamis, 9 April 2026 - 21:25 WIB

Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang

Rabu, 8 April 2026 - 07:02 WIB

DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

Selasa, 7 April 2026 - 21:56 WIB

Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan

Selasa, 7 April 2026 - 15:53 WIB

Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029

Berita Terbaru