Dr. Iswadi: Pancasila, Perekat Utama Keutuhan Bangsa

- Jurnalis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JakartaKlikindonesia

Di tengah arus globalisasi yang semakin deras, serta dinamika sosial dan politik yang kerap menimbulkan perpecahan, penting bagi bangsa Indonesia untuk kembali merefleksikan nilai-nilai dasar yang telah menjadi fondasi negara ini sejak awal berdirinya. Pancasila, sebagai ideologi negara, tak hanya menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara, tetapi juga telah terbukti menjadi perekat utama yang menjaga keutuhan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dalam pandangan nya Dr. Iswadi menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar simbol atau teks yang dihafalkan, tetapi merupakan jiwa dan identitas bangsa Indonesia. “Pancasila adalah perekat utama keutuhan bangsa. Tanpa Pancasila, mustahil kita bisa bertahan sebagai negara yang majemuk selama ini,” ujar akademisi dan pemerhati kebangsaan tersebut.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Indonesia adalah negara yang unik sekaligus kompleks. Lebih dari 17.000 pulau, lebih dari 700 bahasa daerah, ratusan suku, dan lima agama besar hidup berdampingan di negeri ini. Keberagaman itu adalah kekayaan yang luar biasa, tetapi juga rentan terhadap konflik apabila tidak dikelola dengan bijak. Di sinilah peran sentral Pancasila menjadi sangat penting.

“Bayangkan jika bangsa ini tidak memiliki ideologi yang mampu mempersatukan. Perbedaan bisa menjadi sumber pertikaian. Tetapi Pancasila hadir sebagai titik temu, sebagai nilai bersama yang mampu menyatukan seluruh elemen bangsa,” jelas Dr. Iswadi.

Ia kemudian menguraikan secara lebih mendalam makna dari setiap sila dalam Pancasila dan bagaimana nilai-nilai tersebut saling menopang satu sama lain dalam menjaga keutuhan nasional. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menjamin kebebasan beragama dan penghormatan terhadap perbedaan keyakinan. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mendorong bangsa Indonesia untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, tanpa memandang latar belakang. Sila ketiga, Persatuan Indonesia menjadi inti dari semangat kebangsaan yang menolak segala bentuk perpecahan.

Oplus_131072

Lebih jauh, sila keempat dan kelima, yakni Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakila serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, merupakan prinsip-prinsip demokrasi dan keadilan yang menjadi cita cita bersama dalam kehidupan bernegara.

Kalau kita perhatikan, setiap sila itu saling menguatkan. Tidak ada satu sila pun yang berdiri sendiri. Semua itu membentuk satu kesatuan utuh yang merepresentasikan jati diri bangsa Indonesia,” ujar Dr. Iswadi.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa Pancasila hanya akan efektif sebagai alat pemersatu jika benar-benar dihayati dan diamalkan oleh seluruh masyarakat, bukan sekadar dijadikan retorika atau formalitas. Dalam pandangannya, tantangan terbesar saat ini adalah lunturnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda.

Banyak anak muda yang hafal Pancasila, tapi tidak mengerti maknanya. Mereka tahu lima sila, tapi tidak merasakan bagaimana nilai nilainya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ini pekerjaan rumah besar bagi kita semua, khususnya dalam bidang pendidikan,” tambahnya.

Dr. Iswadi juga menyoroti ancaman disintegrasi bangsa yang dapat muncul dari berbagai faktor, mulai dari penyebaran paham radikalisme, ujaran kebencian di media sosial, hingga ketimpangan sosial dan ekonomi. Menurutnya, semua itu bisa merusak kohesi sosial jika tidak segera ditangani dengan pendekatan yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila.

Radikalisme tumbuh karena hilangnya ruang dialog dan toleransi. Hoaks dan ujaran kebencian menyebar karena kita kehilangan rasa saling percaya. Kesenjangan sosial muncul karena keadilan belum benar-benar diwujudkan. Semua itu menunjukkan bahwa nilai nilai Pancasila belum sepenuhnya hidup di tengah masyarakat,” jelasnya.

Mengakhiri peryataan nya Dr. Iswadi mengajak seluruh elemen bangsa pemerintah, tokoh masyarakat, pendidik, hingga generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang nyata. Ia meyakini bahwa selama Pancasila tetap dijaga dan diamalkan dengan sungguh sungguh, maka Indonesia akan tetap utuh sebagai bangsa yang besar, kuat, dan bermartabat.

Pancasila adalah warisan para pendiri bangsa yang tak ternilai harganya. Ia bukan sekadar ideologi, tapi juga komitmen moral kita bersama. Jika kita benar benar berpegang pada Pancasila, maka keutuhan bangsa akan tetap terjaga, apapun tantangannya, pungkas Dr. Iswadi.##

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!
Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang
Dr. Iswadi: Reshuffle Kabinet Harus Perkuat Integritas dan Teknokrasi, Bukan Sekadar Kompromi Politik
DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers
Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan
Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:15 WIB

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!

Kamis, 9 April 2026 - 21:25 WIB

Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang

Rabu, 8 April 2026 - 07:02 WIB

DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

Selasa, 7 April 2026 - 21:56 WIB

Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan

Selasa, 7 April 2026 - 15:53 WIB

Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029

Berita Terbaru