Ketum SPBI Dr. Iswadi Usul Presiden Prabowo Berkantor Sementara di Wilayah Bencana untuk Percepat Koordinasi Nasional

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KlikindonesiaJakarta : Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI), Dr. Iswadi, M.Pd., menyampaikan dukungan penuh terhadap keputusan Pemerintah Indonesia yang menolak bantuan asing dalam penanganan bencana besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa kapasitas nasional saat ini telah jauh lebih siap dalam merespons situasi darurat.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Dr. Iswadi menilai bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia, pengalaman, peralatan, serta jejaring relawan yang kuat untuk menangani bencana berskala besar. “Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI–Polri, BNPB, Basarnas, dan relawan adalah kekuatan utama kita. Indonesia telah belajar banyak dari penanganan bencana bencana sebelumnya, ujarnya.

Namun, di tengah dukungan tersebut, Dr. Iswadi turut menekankan pentingnya orkestrasi lintas kementerian yang cepat, tepat, dan efektif. Ia mengingatkan bahwa dalam situasi darurat, keterlambatan koordinasi sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap keselamatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan penanganan bencana sangat ditentukan oleh kecepatan komunikasi dan kesigapan pengambilan keputusan. Tidak boleh ada hambatan birokrasi atau egosektoral,” tegasnya.

Sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi nasional, Ketum SPBI mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto bersama pejabat tinggi negara termasuk Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Basarnas, dan jajaran menteri terkait berkantor sementara langsung di wilayah terdampak

Menurut Dr. Iswadi, langkah ini akan memusatkan kendali penanganan bencana pada titik paling krusial serta meminimalkan hambatan komunikasi lapangan. Dengan hadir langsung di pusat krisis, semua keputusan strategis dapat diambil dengan cepat, berdasarkan data dan kondisi nyata. Ini bukan sekadar simbol, melainkan langkah efektif untuk mempercepat respon negara, jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa beberapa negara di dunia telah menerapkan pola serupa dalam situasi darurat nasional, dan hasilnya terbukti mempercepat proses penanganan serta meningkatkan moral masyarakat terdampak.
SPBI menegaskan bahwa usulan ini bukan bertujuan mencari sorotan, tetapi berangkat dari kebutuhan mendesak masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit. Dr. Iswadi mengajak semua elemen bangsa untuk mengutamakan keselamatan warga, bukan memperbesar perdebatan yang tidak produktif.

Ketika saudara saudara kita sedang berjuang di tengah bencana, persatuan nasional harus menjadi fondasi utama. Pemerintah, masyarakat sipil, relawan, dan semua pihak harus mengesampingkan perbedaan dan bergerak bersama,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa bangsa Indonesia mampu menghadapi tantangan ini tanpa harus bergantung pada bantuan luar negeri. Kekuatan terbesar Indonesia adalah solidaritasnya,.tegas Alumni Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta tersebut. ##

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!
Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang
Dr. Iswadi: Reshuffle Kabinet Harus Perkuat Integritas dan Teknokrasi, Bukan Sekadar Kompromi Politik
DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers
Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan
Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:15 WIB

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!

Kamis, 9 April 2026 - 21:25 WIB

Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang

Rabu, 8 April 2026 - 07:02 WIB

DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

Selasa, 7 April 2026 - 21:56 WIB

Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan

Selasa, 7 April 2026 - 15:53 WIB

Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029

Berita Terbaru