Ketulusan di Balik Ketajaman Pikiran: Dr. Iswadi dalam Pandangan Dr. Maulizan

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klikindonesia, Banda Aceh : Publik mengenal Dr. Iswadi sebagai akademisi dan intelektual yang kerap menyampaikan gagasan-gagasan kritis di ruang terbuka. Namun, bagi sahabatnya, Dr. Maulizan, ia bukan hanya sosok dengan reputasi dan gelar akademik, melainkan pribadi yang hangat serta setia menjaga nilai nilai persahabatan.

Sebagai sahabat dekatnya, Dr. Maulizan melihat Dr. Iswadi sebagai figur sederhana yang menjadikan ilmu bukan sekadar alat untuk berdebat, tetapi sebagai jembatan yang menghubungkan hati dan pikiran. Dalam setiap diskusi, ia menunjukkan keluasan wawasan yang dibingkai dengan kerendahan hati. Ia tidak pernah merasa paling benar, melainkan terus menempatkan diri sebagai pembelajar. Di situlah keistimewaannya cerdas tanpa menjadi jumawa.

Dalam keseharian, ia tetap bersahaja. Kesibukan dan aktivitasnya di ruang publik tidak menjadikannya berjarak dengan sahabat sahabat lama. Ia masih meluangkan waktu untuk berbincang santai, berbagi cerita, dan tertawa bersama tanpa sekat formalitas. Baginya, persahabatan adalah ketulusan, bukan kepentingan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dr. Maulizan, keteguhan sahabatnya dalam memegang prinsip juga patut dihargai. Ia berani menyampaikan pandangan yang berbeda dari arus utama, namun tetap dengan bahasa yang santun dan penuh penghormatan terhadap perbedaan. Ia mengedepankan dialog, bukan emosi; argumentasi, bukan kebencian. Sikap inilah yang membuatnya dihormati, tidak hanya oleh kolega, tetapi juga oleh para sahabat.

Lebih dari segalanya, Dr. Iswadi adalah pendengar yang baik. Dalam situasi sulit, ia hadir sebagai teman yang memahami, bukan sebagai sosok yang menggurui. Empatinya tulus dan kehadirannya menenangkan.

Pada akhirnya, bagi Dr. Maulizan, persahabatan dengan Dr. Iswadi adalah bukti bahwa kecerdasan dan ketulusan dapat berjalan beriringan. Ia tetap membumi meski gagasannya melangit seorang intelektual di ruang publik dan sahabat sejati dalam kehidupan.##

Berita Terkait

Gus Muhaimin Iskandar Serahkan 10 Tiket Umrah untuk Ulama Besar Aceh
SKPA Dilarang Main Proyek, Mualem Harus Evaluasi
Isa Alima Apresiasi Tinggi Kepada Polda Aceh
Angka Kecelakaan Lalulintas Menurun, HRD Apresiasi Kapolda Aceh dan Jajarannya
PKB Aceh Jaring Kader Internal dan Tokoh Eksternal untuk Pimpinan DPC
Kapolda Aceh Tinjau Posyan Ops Ketupat Seulawah 2026 di Pidie Jaya, Pastikan Kesiapan Pengamanan Arus Mudik
Warga Aceh Berpuasa di Kemah Bantuan
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Aceh

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:39 WIB

Gus Muhaimin Iskandar Serahkan 10 Tiket Umrah untuk Ulama Besar Aceh

Senin, 30 Maret 2026 - 07:01 WIB

SKPA Dilarang Main Proyek, Mualem Harus Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:08 WIB

Isa Alima Apresiasi Tinggi Kepada Polda Aceh

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:12 WIB

Angka Kecelakaan Lalulintas Menurun, HRD Apresiasi Kapolda Aceh dan Jajarannya

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:16 WIB

Ketulusan di Balik Ketajaman Pikiran: Dr. Iswadi dalam Pandangan Dr. Maulizan

Berita Terbaru