Dr. Iswadi Mendorong Menteri Keuangan Baru untuk Lebih Berpihak kepada Pendidikan

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JakartaKlikindonesia

Perubahan kepemimpinan di Kementerian Keuangan selalu membawa harapan baru, terutama dalam hal arah kebijakan fiskal dan pengelolaan anggaran negara. Salah satu harapan besar datang dari kalangan pendidik dan pemerhati pendidikan, termasuk dari tokoh pendidikan nasional, Dr. Iswadi. Ia menyampaikan harapan agar Menteri Keuangan yang baru dapat menunjukkan keberpihakan nyata terhadap sektor pendidikan yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi anggaran, kualitas sumber daya manusia, maupun pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia.

Menurut Dr. Iswadi, pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa. Negara tidak akan bisa mencapai pembangunan yang berkelanjutan tanpa investasi yang serius di bidang ini. Oleh karena itu, kebijakan fiskal yang dijalankan oleh Menteri Keuangan tidak bisa hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi dalam arti sempit, tetapi juga harus melihat pendidikan sebagai pilar strategis untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendidikan bukan hanya tentang membangun gedung sekolah atau menggaji guru. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan wajah Indonesia di masa depan. Karena itu, Menteri Keuangan yang baru harus benar-benar berpihak dan menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam penyusunan anggaran negara,Hal tersebut disampaikan nya kepada wartawan Melalui pesan WhatsApp,, Kamis 11 September 2025

Selama ini, alokasi anggaran untuk pendidikan memang telah memenuhi amanat konstitusi, yakni sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, menurut Dr. Iswadi, pemenuhan angka tersebut belum cukup jika tidak disertai dengan kualitas pengelolaan dan distribusi anggaran yang adil dan tepat sasaran. Masih banyak sekolah di daerah tertinggal yang kekurangan fasilitas dasar, guru yang belum mendapatkan pelatihan berkala, serta ketimpangan akses pendidikan yang sangat terasa antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya reformasi kebijakan anggaran pendidikan agar lebih responsif terhadap kebutuhan riil di lapangan. Dr. Iswadi berharap Menteri Keuangan yang baru dapat mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk pendidikan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Anggaran pendidikan harus bisa menjadi alat transformasi, bukan sekadar formalitas pemenuhan kewajiban. Harus ada keberanian untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas belanja pendidikan, serta bagaimana kebijakan fiskal bisa menjadi katalisator untuk inovasi pendidikan di era digital saat ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberpihakan anggaran terhadap pendidikan tinggi dan riset. Menurutnya, negara-negara maju telah membuktikan bahwa keberhasilan mereka dalam inovasi teknologi dan penguasaan ilmu pengetahuan berawal dari investasi besar-besaran dalam riset dan pengembangan. Oleh sebab itu, ia mendorong agar dana riset ditingkatkan dan pengelolaannya diperbaiki agar lebih adaptif terhadap dinamika zaman.

Lebih jauh, Dr. Iswadi menyampaikan bahwa keberpihakan terhadap pendidikan juga harus tercermin dalam upaya menghapuskan ketimpangan pendidikan. Pemerintah harus hadir memberikan afirmasi yang nyata bagi masyarakat miskin, kelompok marjinal, serta anak-anak di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) agar mereka mendapatkan hak yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas.

“Tantangan pendidikan di Indonesia sangat kompleks. Tidak cukup hanya dengan pendekatan teknokratis. Diperlukan keberpihakan moral, empati, dan visi besar dari para pengambil kebijakan, terutama Menteri Keuangan yang memegang kendali utama terhadap anggaran negara,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Dr. Iswadi berharap Menteri Keuangan yang baru bisa menjadi mitra strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam membangun sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada masa depan. Ia menegaskan bahwa jika sektor pendidikan dikelola dengan sungguh-sungguh dan didukung secara penuh melalui kebijakan fiskal yang tepat, maka Indonesia akan mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global.

“Pendidikan bukanlah beban, melainkan investasi. Dan Menteri Keuangan adalah pihak yang sangat menentukan seberapa besar komitmen negara dalam membangun masa depan anak-anak bangsa,” pungkas Dr. Iswadi.##

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!
Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang
Dr. Iswadi: Reshuffle Kabinet Harus Perkuat Integritas dan Teknokrasi, Bukan Sekadar Kompromi Politik
DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers
Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan
Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi
Menjaga Marwah Demokrasi: Dr. Iswadi Tolak Narasi Menjatuhkan Pemerintahan di Luar Mekanisme Konstitusi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:15 WIB

Prof Sutan Nasomal Amerika Mengirimkan Pasukan Ke Gerbang Kematian Sendiri Mengerikan Tantang Kematian Massal!!!

Kamis, 9 April 2026 - 21:25 WIB

Dr. Iswadi Serukan Penghormatan Nasional atas Wafatnya Teungku Nyak Sandang

Rabu, 8 April 2026 - 07:02 WIB

DPP PJS Kumpulkan Pimpinan DPD Se-Indonesia, Bahas Persiapan Final Konstituen Dewan Pers

Selasa, 7 April 2026 - 21:56 WIB

Dr. Iswadi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih: Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Pemerintahan

Selasa, 7 April 2026 - 15:53 WIB

Ketum SPBI Dr. Iswadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kepercayaan Publik Menuju Indonesia Stabil dan Maju 2029

Berita Terbaru