Pemerintah Aceh Kirim 3 Ton Ikan dan Bantuan Pangan ke Wilayah Terisolir Lewat Jalur Laut

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlikindonesiaBANDA ACEH | Pemerintah Aceh mengirim tiga ton ikan segar dan bantuan sandang-pangan ke sejumlah wilayah yang masih terisolir akibat banjir di Aceh Utara. Bantuan itu diberangkatkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Rabu (3/12/2025).

Pengiriman dilakukan oleh Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh, Marlina Muzakir, didampingi Dinas Sosial Aceh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Pengurus Adhyaksa Dharmakarini, selebgram Aceh Cut Bul, serta pengusaha Aceh Jack Informa.

“Alhamdulillah, hari ini Forikan mengirim tiga ton ikan segar serta bantuan sandang dan pangan untuk masyarakat terdampak banjir, khususnya di lokasi yang masih terisolir di Aceh Utara,” ujar Marlina Muzakir atau Kak Na.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan, dukungan bantuan juga datang dari berbagai pihak. Ketua Adhyaksa Dharmakarini Kejati Aceh Juraida Yudi Triadi menyalurkan sejumlah kebutuhan pangan, sedangkan pengusaha Jack Informa menyumbangkan mie instan, beras, roti, dan makanan siap konsumsi. Selebgram Cut Bul juga menyerahkan 3.000 set pakaian untuk para korban.

Seluruh bantuan diangkut menggunakan boat milik Cek Baka Lampulo, yang menggratiskan biaya pengiriman ke Aceh Utara.

Pengiriman ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang digelar dini hari bersama Plt. Kadinsos Aceh Chaidir, Kadisperindag Aceh T. Adi Darma, Kepala Bulog Divre Aceh Ihsan, serta berbagai unsur terkait.

Dalam rapat tersebut, Kak Na menekankan pentingnya percepatan distribusi bantuan ke wilayah yang hingga hampir sepekan belum tersentuh pasokan pangan.

“Masih banyak masyarakat kita di wilayah terisolir belum mendapatkan bantuan. Ini sudah hampir seminggu. Kita harus menjangkau mereka sesegera mungkin, apa pun keterbatasannya,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan jaringan internet membuat masyarakat dapat mengikuti perkembangan bantuan dari berbagai daerah. Karena itu, kekecewaan sangat mungkin muncul bila warga di wilayah terisolir tidak merasakan hal yang sama.

“Putusnya akses jalan tidak boleh menjadi alasan. Meski sarana terbatas, seluruh masyarakat terdampak wajib mendapatkan bantuan,” ujar Ketua TP PKK Aceh itu.

Kak Na juga menceritakan, dirinya sempat terisolir dua hari di SPBU Panton Labu saat puncak banjir melanda Aceh Utara. Selama itu, komunikasi terputus, listrik padam, dan akses jalan tertutup banjir.

“Kondisi masyarakat sangat memprihatinkan. Mereka kekurangan makanan, pakaian, obat-obatan, bahkan tempat mengungsi yang layak,” ungkapnya.

Setibanya di Banda Aceh, ia langsung mengoordinasikan percepatan penyaluran bantuan ke titik-titik yang belum tersentuh.

Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Chaidir, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam memastikan bantuan menjangkau wilayah terisolir.

“Dinas Sosial Aceh mendukung penuh percepatan distribusi bantuan, termasuk melalui jalur laut. Setiap upaya kolaboratif sangat berarti untuk keselamatan warga,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, Dinsos Aceh akan terus memaksimalkan seluruh jalur distribusi, baik udara, darat, maupun laut, agar bantuan tiba tepat waktu.

Menurut Data Posko Terpadu Pemerintah Aceh hingga Senin (2/12) mencatat 3.310 gampong di 229 kecamatan pada 18 kabupaten/kota terdampak banjir. Total 229.767 kepala keluarga atau 1.452.185 jiwa terpengaruh bencana ini.

Selain itu, 1.435 jiwa mengalami luka ringan, 403 luka berat, 249 meninggal dunia, dan 227 orang masih dinyatakan hilang.##

Berita Terkait

Gus Muhaimin Iskandar Serahkan 10 Tiket Umrah untuk Ulama Besar Aceh
SKPA Dilarang Main Proyek, Mualem Harus Evaluasi
Isa Alima Apresiasi Tinggi Kepada Polda Aceh
Angka Kecelakaan Lalulintas Menurun, HRD Apresiasi Kapolda Aceh dan Jajarannya
Ketulusan di Balik Ketajaman Pikiran: Dr. Iswadi dalam Pandangan Dr. Maulizan
PKB Aceh Jaring Kader Internal dan Tokoh Eksternal untuk Pimpinan DPC
Kapolda Aceh Tinjau Posyan Ops Ketupat Seulawah 2026 di Pidie Jaya, Pastikan Kesiapan Pengamanan Arus Mudik
Warga Aceh Berpuasa di Kemah Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:39 WIB

Gus Muhaimin Iskandar Serahkan 10 Tiket Umrah untuk Ulama Besar Aceh

Senin, 30 Maret 2026 - 07:01 WIB

SKPA Dilarang Main Proyek, Mualem Harus Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:08 WIB

Isa Alima Apresiasi Tinggi Kepada Polda Aceh

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:12 WIB

Angka Kecelakaan Lalulintas Menurun, HRD Apresiasi Kapolda Aceh dan Jajarannya

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:16 WIB

Ketulusan di Balik Ketajaman Pikiran: Dr. Iswadi dalam Pandangan Dr. Maulizan

Berita Terbaru